Latar Belakang Masalah
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan
kehidupan masyarakat telah membawa konsekuensi bagi dunia pendidikan
agar segera melakukan berbagai upaya penyesuaian untuk mampu
menyiapkan peserta didik yang siap bersaing dan mampu menghadapi
berbagai tantangan kehidupan yang cukup kompleks.
Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional bahwa pendidikan nasional bertujuan
mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan peka
terhadap tantangan zaman.
Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas dan berdaya saing tinggi, dunia pendidikan dituntut untuk
meningkatkan mutu pendidikannya. Menurut Tu’u (2004:2) mutu pendidikan
di Indonesia dinilai masih rendah, hal ini dibuktikan dengan “hasil penelitian
UNDP (United Nation Development Program) tahun 1999 menunjukan bahwa
HDI (Human Development Index) Indonesia berada pada urutan 105 dari 117
negara yang diteliti. Indonesia tertinggal oleh negara tetangga seperti
Singapura (22), Brunai (25), Malaysia (56), Thailand (58), dan Filipina (96)”.

Usaha meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dewasa ini
mendapat perhatian yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dengan adanya
peningkatan sarana prasarana pendidikan, profesionalisme tenaga pendidik,
maupun peningkatan mutu anak didik. Salah satu bentuk peningkatan mutu
anak didik yaitu ditetapkannya batas minimal kelulusan Ujian Akhir Nasional
(UAN) yaitu 4,25. Sedangkan batas minimal ketuntasan belajar yang harus
dicapai siswa adalah 6,5. Dengan adanya hal tersebut diharapkan mutu anak
didik dapat ditingkatkan.

rpp_k13

Langsung saja berikut linknya:

1. PTK PELAJARAN EKONOMI 1

2. PTK PELAJARAN EKONOMI 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website