RPP KURIKULUM 2013 REVISI 2017

Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Berlakunya kurikulum 2013 ada beberapa hal yang berubah dalam Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk semua jenjang pendidikan dan untuk semua mata pelajaran. begitu juga dengan pelajaran matematika, Seperti yang disarankan  dalam buku guru KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA edisi revisi 2016 penulis Penulis : Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. dkk penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran RPP didasarkan pada hal-hal berikut:

Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi dasar untuk tiap-tiap pokok  bahasan.  Rumusan  indikator  dan  kompetensi  dasar harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip pembelajaran matematika berdasarkan masalah, dan memberikan pengalaman belajar bagi siswa. Seperti menyelesaikan masalah otentik (masalah bersumber dari fakta dan lingkungan budaya), berkolaborasi, berbagi pengetahuan, saling membantu, dan berdiskusi dalam menyelesaikan masalah.

Materi pokok yang akan diajarkan, termasuk analisis topik, dan bagan alir

Materi prasyarat, yaitu materi yang harus dikuasai oleh siswa sebagai dasar untuk mempelajari materi pokok. Dalam hal ini, perlu dilakukan tes kemampuan awal siswa.

Kelengkapan, yaitu fasilitas pembelajaran yang harus dipersiapkan oleh guru. Misalnya rencana pembelajaran, buku petunjuk guru, buku siswa, lembar aktivitas siswa (LAS), objek-objek budaya, kumpulan masalah- masalah yang bersumber dari fakta dan lingkungan budaya siswa, laboratorium, serta alat peraga jika dibutuhkan.

Alokasi waktu mencakup banyaknya jam pertemuan untuk setiap pokok bahasan tidak harus sama tergantung kepadatan dan kesulitan materi untuk tiap-tiap pokok bahasan. Penentuan rata-rata banyaknya jam pelajaran untuk satu pokok bahasan adalah hasil bagi jumlah jam efektif untuk satu semester dibagi banyaknya pokok bahasan yang akan diajarkan untuk semester tersebut.

Hasil belajar yang akan dicapai melalui kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut.

Produk         : Konsep dan prinsip-prinsip yang terkait dengan materi pokok.

Proses    : Apersepsi  budaya,  interaksi  sosial  dalam  penyelesaian masalah, memodelkan masalah secara matematika, merencanakan penyelesaian masalah, menyajikan hasil kerja  dan menganalisis, serta mengevaluasi kembali hasil penyelesaian masalah.

Kognitif     : Kemampuan  matematisasi,  kemampuan  abstraksi,  pola pikir deduktif, serta berpikir tingkat tinggi (berpikir kritis, dan berpikir kreatif ).

Psikomotor : Keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan ber- kolaborasi, dan kemampuan berkomunikasi.

Afektif   : Menghargai budaya, penerimaan individu atas perbedaan yang ada, bekerjasama, tangguh menghadapi masalah, jujur mengungkapkan pendapat, dan senang belajar matematika.

Sintaksis pembelajaran adalah langkah-langkah pembelajaran yang di- rancang dan dihasilkan dari kajian teori yang melandasi model pembelajaran berbasis konstruktivistik. Sementara, rencana pembelajaran adalah opera- sional dari sintaksis. Dengan demikian, skenario pembelajaran yang terdapat pada rencana pembelajaran disusun mengikuti setiap langkah-langkah pembelajaran (sintaks).   Sintaks model pembelajaran terdiri atas 5 langkah pokok, yaitu (1) apersepsi budaya, (2) orientasi dan penyelesaian masalah, (3) persentase dan mengembangkan hasil kerja, (4) temuan objek matematika dan penguatan skemata baru, (5) menganalisis dan mengevaluasi proses serta hasil penyelesaian masalah.

Kegiatan yang dilakukan untuk setiap tahapan pembelajaran dijabarkan sebagai berikut.

a. Kegiatan guru pada tahap apersepsi budaya, antara lain

  1. menginformasikan indikator pencapaian kompetensi dasar,
  2. menciptakan persepsi positif dalam diri siswa terhadap budaya dan matematika sebagai hasil konstruksi sosial,
  3. Menjelaskan pola interaksi sosial dan menjelaskan peranan siswa dalam menyelesaikan masalah.
  4. Memberikan motivasi belajar pada siswa melalui penanaman nilai matematis, soft skill, dan kebergunaan matemati
  5. Memberi kesempatan pada siswa untuk menanyakan hal-hal yang sulit dimengerti pada materi sebelumnya

b. Kegiatan guru pada tahap penyelesaian masalah dengan pola interaksi edukatif, antara lain sebagai          berikut.

  1. Membentukan kelompok.
  2. Mengajukan masalah yang bersumber dari fakta dan lingkungan budaya si
  3. Meminta siswa memahami masalah secara individual dan kelompok.
  4. Mendorong siswa bekerjasama untuk menyelesaikan tugas-tugas.
  5. Membantu siswa merumuskan hipotesis (dugaan).
  6. Membimbing, mendorong/mengarahkan siswa menyelesaikan ma- salah dan mengerjakan LA
  7. Memberikan scaffolding pada kelompok atau individu yang menga- lami kesulita
  8. Mengkondisikan antaranggota kelompok berdiskusi dan berdebat dengan pola kooperatif.
  9. Mendorong siswa mengekspresikan ide-ide secara terbu
  10. Membantu dan memberi kemudahan pengerjaan siswa dalam menyelesaikan masalah dalam pemberian solusi.

c. Kegiatan guru pada tahap presentasi dan mengembangkan hasil kerja, antara lain sebagai berikut.

  1. Memberi kesempatan  pada  kelompok  untuk  mempresentasikan hasil penyelesaian masalah di depan kelas.
  2. Membimbing siswa menyajikan hasil kerja
  3. Memberi kesempatan kelompok lain untuk mengkritisi/menanggapi hasil kerja kelompok penyaji dan memberi masukan sebagai alternatif pemikiran untuk membantu siswa menemukan konsep berdasarkan masalah.
  4. Mengontrol  jalannya  diskusi  agar  pembelajaran  berjalan  dengan efektif.
  5. Mendorong keterbukaan, dan proses-proses demokrasi.
  6. Menguji pemahaman siswa

d. Kegiatan  guru  pada  tahap  temuan  objek  matematika  dan  penguatan skemata baru antara lain sebagai berikut.

  1. Mengarahkan siswa membangun konsep dan prinsip secara ilmiah.
  2. Menguji pemahaman siswa atas konsep yang ditemukan melalui pengajuan contoh dan bukan contoh konsep.
  3. Membantu siswa  mendefinisikan  dan  mengorganisasikan  tugas- tugas belajar yang berkaitan dengan masalah.
  4. Memberi kesempatan melakukan konektivitas konsep dan prinsip dalam mengerjakan soal tantanga
  5. Memberikan scaffolding.

e. Kegiatan guru pada tahap menganalisis dan mengevaluasi proses dan hasil penyelesaian masalah antara lain sebagai berikut.

  1. Membantu siswa mengkaji ulang hasil penyelesaian masalah.
  2. Memotivasi siswa untuk terlibat dalam penyelesaian masalah yang selektif.
  3. Mengevaluasi materi akademik seperti memberi kuis atau membuat peta konsep atau peta materi.

Sebagai referensi dalam pembuatan RPP untuk Bpk/Ibu Berikut Ini saya bagikan RPP Matematika Kurikulum 2013

A. RPP Matematika SMA/SMK Wajib Kelas X  Semester 1 DOWNLOAD

B. RPP Matematika SMA/SMK Wajib Kelas X  Semester 2 DOWNLOAD

C. RPP Matematika SMA/SMK Wajib Kelas XI Semester 1 DOWNLOAD

D. RPP Matematika SMA/SMK Wajib Kelas XI Semester 2 DOWNLOAD

E. RPP Matematika SMA/SMK Wajib Kelas XII emester 1 DOWNLOAD

F. RPP Matematika SMA/SMK Wajib Kelas XII emester 2 DOWNLOAD

G. Silabus Matematika Kelasa X Klik disini

H. Silabus Matematika Kelasa XI Klik disini

I. Silabus Matematika Kelasa X Klik disini

Untuk mendapatkan Pasword rar nya silahkan klik like fanspage facebook bahanguru.com, digrup itu sudah saya bagikan paswordnya. atau coment aja dibawah. terima kasih.

3 thoughts on “RPP/Silabus Matematika SMA/SMK Wajib Revisi 2017

  1. davis says:

    jos bos

  2. aris fathoni says:

    trimakasih bapak, sangat bermanfaat bagi saya

  3. yusuf says:

    terima kasih sangat
    membantu kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website