Pengertian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Dulu sebutannya LKS, sekarang LKPD kira-kira sama tidak antara LKS dengan LKPD. Kalau sama kenapa mesti berganti nama kenapa mesti beralih dari LKS beralih menjadi LKPD ( lembar kerja peserta didik), Kalau Beda dimana perbedaannya. Kalau menurut penulis LKS dan LKPD itu sama saja.  perubahan nama dari LKS menjadi LKPD disebabkan oleh perubahan paradigma atau pandangan pendidikan tentang guru dan siswa. jika dulu guru adalah sebagai pengajar dan siswa dibelajarkan, pembelajaran cenderung berpusat ke guru dan aktivitas siswa cenderung pasif. maka sekarang pendidikan kita di Indonesia menekankan bagaimana agar siswa aktif dan pembelajaran berpusat kepada siswa itu sendiri, dan siswa itu belajar bagaimana belajar bukan dibelajarkan. intinya dulu siswa dimasakin langsung disuapin. nah sekarang siswa yang masak makanannya sendiri berdasarkan bimbingan guru dan memakan makanan hasil masakannya itu. intinya siswa sekarang lebih sebagai peserta dalam belajar sehingga istilah sekarang adalah guru lebih dianggap pendidik dan siswa adalah peserta didik

Lembar kerja peserta didik (LKPD) merupakan salah satu sarana untuk membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga akan terbentuk interaksi yang efektif antara peserta didik dengan pendidik, sehingga dapat meningkatkan aktifitas peserta didik dalam peningkatan prestasi belajar.

Widjajanti (2008:1) mengatakan lembar kerja peserta didik (LKPD) merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan oleh pendidik sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran. LKPD yang disusun dapat dirancang dan dikembangkan sesuai dengan kondisi dan situasi kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi.

Syarat-syarat Menyusun LKS

Agar LKS tepat dan akurat, maka harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
Susunan Kalimat dan kata-kata diutamakan:

  • Sederhana dan mudah dimengerti.
  • Singkat dan jelas.
  • Istilah baru hendaknya diperkenalkan terlebih dahulu.

Gambar dan ilustrasi hendaknya dapat:

  • Membantu siswa memahami materi.
  • Menunjukkan cara dalam menyusun sebuah pengertian.
  • Membantu siswa berpikir kritis.
  • Menentukan Variabel yang akan dipecahkan dalam kegiatan pembelajaran.

Tata letak hendaknya:

  • Membantu siswa memahami materi dengan menunjukkan urutan kegiatan secara logis dan sistematis.
  • Menunjukkan bagian-bagian yang sudah diikuti dari awal hingga akhir.
  • Desain harus menarik. (Depdikbud, 1996/1997:25-26)

Menurut Prastowo (2011: 24) jika dilihat dari segi tujuan disusunnya LKPD, maka LKPD dapat dibagi menjadi lima macam bentuk yaitu:

  1. LKPD yang membantu peserta didik menemukan suatu konsep
  2. LKPD yang membantu peserta didik menerapkan dan mengintegrasikan berbagai konsep yang telah ditemukan
  3. LKPD yang berfungsi sebagai penuntun belajar
  4. LKPD yang berfungsi sebagai penguatan
  5. LKPD yang berfungsi sebagai petunjuk praktikum.
Dalam lembar kerja siswa (LKS) siswa akan mendapatkan uraian materi, tugas, dan latihan yang berkaitan dengan materi yang diberikan (http://pustaka.ut.ac.id).
Dengan menggunakan LKPD dalam pengajaran akan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk ikut aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian guru bertanggung jawab penuh dalam memantau siswa dalam proses belajar mengajar.

 

Kalo anda membutukan LKPD Matematika SMP silahkan download dari link yang tersedia di bawah

LKPD 1 Download

LKPD 2 Download

LKPD 3

LKPD 4

2 thoughts on “LKS/LKPD Matematika SMP K13

  1. Desy says:

    Hem mau tanya itu buku yang tentang lks di ambil dari judul buku apa ya?

    1. Blanker says:

      waduh dah lupa tu, dah lama soalnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website