Motivasi Belajar melalui Metode Charta

          Beberapa bentuk dan cara menumbuhkan motivasi dalam kegiatan belajar di sekolah, dikemukakan oleh Tita Rosita (1994), untuk mempertinggi atau meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan memberi nilai, memberi pujian, memberi hadiah, dan membentuk kerja kelompok.

Ditambahkan oleh Sardiman,A.M. seperti yang dikutip oleh syukur (2000:5) bahwa untuk menumbuhkan motivasi dalm kegiatan belajar di sekolah dapat dilakukan beberapa cara, antara lain:

  1. Memberi angka ( nilai kegiatan belajar )
  2. Hadiah
  3. Saingan atau kompetisi
  4. Menumbuhkan kesadaran
  5. Memberi ulangan
  6. Mengetahui hasil
  7. Pujian
  8. Hukuman secara bijak
  9. Hasrat untuk belajar
  10. Tujuan yang diakui
  11. Membangkitkan minat

Sehubungan dengan hal tersebut, maka unutuk membangkitkan minat dan hasrat belajar, siswa perlu diberi motivasi atau dorongan dari luar dengan menggunakan media belajar, seperti yang diuraikan Depdikbud (1991:110) bahwa yang termasuk  media dalam proses belajar mengajar antara lain : buku pelajaran, berbagai bentuk bahan cetak, berbagai alat peraga yang dibuat guru, serta berbagai alat bantu lainnya seperti transparansi, film slide, gambar, bahkan guru adalah media yang berperan aktif menyampaikan pengetahuannya, agar siswa memiliki kompetensi alih pengetahuan serta berbagai kemampuan lainnya. Di dalam kelas penerapan hal ini dapat dilakukan dengan penggunaan charta yang merupakan salah satu media yang dibuat guru. Penggunaan charta ini bertujuan untuk memfokuskan perhatian siswa sewaktu guru menerangkan pelajaran di dalam kelas.

Menurut Dryden, Gordon (2000:129) bahwa ada tiga gaya utama dalam belajar, yaitu:

  1. Pelajar haptik, berasal dari bahasa Yunani yang berarti bergerak bersama. Orang belajar paling baik ketika mereka terlibat bergerak, mengalami, mencobo-coba, dikenal sebagai pelajar kinestetik.
  2. Pelajr visual, gaya belajar paling baik ketika mereka melihat gambar yang mereka pelajari, sebagian kecil mereka berorientasi pada teks tercetak dan dapat belajar melalui membaca.
  3. Pelajar auditorial gaya belajar yang paling baik melalui suara musik atau berbicara.

Dengan menggunakan charta dalam proses pembelajaran sesuai dengan kriteria sebagai seorang pelajar visual, yaitu belajar dengan melihat gambar-gambar yang mereka lihat. Hal ini bertujuan untuk mengkondisikan suasana kelas yang menyenangkan, sehingga dibawah bimbingan guru guru aktivitas belajar menjadi lebih efektif dan siswa benar-benar memehami tentang materi yang mereka pelajari.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menerapkan model pembelajaran dengan metode charta adalah sebagai berikut:

  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingi dicapai.
  2. Menyajikan materi sebagai pengantar
  3. Guru menunjukkan atau memperlihatkan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi.
  4. Guru menunjuk siswa secara bergantian menyusun nama pada charta dengan urutan yang logis.
  5. Guru menanyakan alasan atau dasar pemilihan urutan gambar tersebut.
  6. Berdasarkan alasan dan urutan yang dikemukakan siswa, guru memulai menjelaskan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.
  7. Kesimpulan atau rangkuman.

One thought on “Motivasi Belajar melalui Metode Charta

  1. admin says:

    ok. thank. i’ll try it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website